Jakarta, 5 September 2026 – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui wondr by BNI menjadi Official Banking Partner dalam penyelenggaraan IdeaFest 2026 yang berlangsung pada 4–6 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari langkah BNI memperkuat dukungan terhadap industri kreatif sekaligus mendekatkan layanan perbankan digital kepada generasi muda. BNI melihat komunitas kreatif memiliki peran penting dalam menghasilkan gagasan, karya, serta aktivitas ekonomi baru di tengah perkembangan teknologi. Melalui wondr by BNI, perseroan menghadirkan berbagai fasilitas transaksi yang dapat digunakan pengunjung selama berlangsungnya acara. Dukungan juga diberikan kepada pelaku usaha dan tenant yang berpartisipasi dalam IdeaFest. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas penggunaan transaksi digital dalam ekosistem ekonomi kreatif.
IdeaFest 2026 memasuki penyelenggaraan ke-15 dengan mengangkat tema “Re:Humanize”. Tema tersebut menempatkan manusia sebagai pusat pembahasan ketika penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence semakin luas dalam pekerjaan, kreativitas, bisnis, dan kehidupan sehari-hari. Selama tiga hari, gelaran tersebut menghadirkan lebih dari 500 pembicara dan sekitar 160 sesi. Berbagai pembahasan mencakup teknologi, AI, kreativitas, bisnis, budaya, hiburan, hingga perkembangan industri kreatif. Kehadiran beragam komunitas dan pelaku industri membuat IdeaFest menjadi ruang bertemunya gagasan dari berbagai sektor. BNI melihat karakter tersebut selaras dengan upayanya memperkuat hubungan dengan kelompok masyarakat yang semakin aktif menggunakan layanan digital.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan industri kreatif merupakan salah satu ruang penting bagi generasi muda untuk mengembangkan ide dan menghasilkan nilai ekonomi. Karena itu, kehadiran wondr by BNI di IdeaFest tidak hanya diarahkan untuk memperkenalkan layanan perbankan kepada pengunjung. BNI ingin layanan digital dapat menjadi pendukung aktivitas komunitas kreatif yang membutuhkan transaksi cepat dan praktis. Perusahaan juga memandang teknologi seharusnya berfungsi sebagai sarana yang membantu manusia berkembang, bukan menggantikan peran manusia dalam menentukan ide dan keputusan. Pandangan tersebut dinilai sejalan dengan tema Re:Humanize yang dibawa IdeaFest tahun ini. Melalui kolaborasi tersebut, BNI berupaya menghubungkan inovasi teknologi perbankan dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Selama penyelenggaraan IdeaFest 2026, BNI menghadirkan sejumlah program khusus bagi pengunjung. Salah satunya berupa promo Buy 1 Get 2 untuk pembelian tiket IdeaFest menggunakan kartu debit atau kartu kredit BNI melalui wondr by BNI. Program tersebut berlaku untuk Daily Pass IdeaTalks maupun Exclusive 3-Day Pass hingga 6 September 2026 selama kuota masih tersedia. Pemegang Kartu Kredit BNI juga dapat memanfaatkan fasilitas cicilan nol persen hingga 12 bulan untuk pembelian tiket. Pilihan tenor yang tersedia mencakup tiga, enam, dan 12 bulan sesuai dengan ketentuan program. Berbagai fasilitas tersebut disiapkan untuk memberikan pilihan transaksi yang lebih fleksibel bagi pengunjung.
Program lainnya diberikan untuk transaksi yang dilakukan selama berada di area IdeaFest. BNI menyediakan cashback hingga Rp80.000 serta fasilitas cicilan nol persen dengan tenor tiga bulan untuk transaksi tertentu sesuai persyaratan yang berlaku. Kehadiran program tersebut diharapkan mendorong pengunjung semakin terbiasa menggunakan layanan pembayaran digital ketika beraktivitas dalam sebuah acara. BNI juga memanfaatkan momentum IdeaFest untuk memperkenalkan berbagai fungsi yang tersedia melalui aplikasi wondr. Strategi tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan perbankan yang semakin mengandalkan kanal digital. Nasabah dapat mengakses berbagai kebutuhan finansial melalui aplikasi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada layanan kantor cabang. Pengalaman transaksi selama acara kemudian menjadi salah satu cara memperkenalkan pemanfaatan layanan tersebut secara langsung.
BNI juga memberikan program bagi masyarakat yang ingin menjadi nasabah baru selama berlangsungnya IdeaFest. Pengunjung yang membuka rekening BNI melalui wondr by BNI berkesempatan memperoleh reward hingga Rp100.000 atau koper eksklusif dengan mengikuti persyaratan program. Nasabah yang telah mempunyai rekening tetapi belum menggunakan wondr juga mendapatkan kesempatan memperoleh reward Rp20.000 setelah melakukan aktivasi dan memenuhi ketentuan transaksi. Sementara itu, pengunjung yang mengajukan Kartu Kredit BNI melalui aplikasi wondr dapat memperoleh cashback hingga Rp500.000 sesuai ketentuan. Berbagai program tersebut menunjukkan IdeaFest dimanfaatkan sebagai sarana akuisisi sekaligus edukasi layanan digital. BNI ingin proses pembukaan rekening hingga penggunaan produk perbankan dapat dilakukan dengan semakin mudah melalui satu ekosistem digital.
Dukungan BNI tidak hanya diarahkan kepada pengunjung, tetapi juga kepada tenant dan pelaku usaha yang menjalankan aktivitas ekonomi selama IdeaFest. Melalui wondr Merchant, BNI menyediakan fasilitas yang membantu pelaku usaha menerima pembayaran secara digital, terutama menggunakan QRIS. Sistem tersebut memungkinkan transaksi dilakukan tanpa uang tunai sekaligus memudahkan merchant mengelola penerimaan pembayaran. Bagi pelaku industri kreatif dan UMKM, kemampuan menerima pembayaran digital menjadi semakin penting seiring perubahan perilaku konsumen. Transaksi yang tercatat secara digital juga dapat membantu pelaku usaha dalam mengelola aktivitas bisnis secara lebih terstruktur. BNI melihat penguatan sisi merchant sebagai bagian penting dari pembangunan ekosistem pembayaran yang tidak hanya berorientasi kepada konsumen.
Keterlibatan BNI dalam IdeaFest juga berkaitan dengan besarnya potensi ekonomi kreatif Indonesia yang banyak digerakkan generasi muda. Digitalisasi memungkinkan kreator dan pelaku usaha menjangkau konsumen secara lebih luas tanpa selalu bergantung pada model bisnis konvensional. Perbankan kemudian mempunyai peran menyediakan infrastruktur transaksi dan layanan finansial yang dapat mengikuti kebutuhan tersebut. BNI berupaya menghadirkan layanan yang dapat digunakan mulai dari pengelolaan keuangan individu hingga penerimaan pembayaran bagi pelaku usaha. Kolaborasi dengan komunitas kreatif memberikan kesempatan bagi perusahaan memahami perubahan kebutuhan pengguna secara langsung. Masukan tersebut juga dapat menjadi bagian dari pengembangan produk dan layanan digital pada masa mendatang.
Posisi wondr by BNI sebagai Official Banking Partner IdeaFest 2026 sekaligus memperlihatkan semakin eratnya hubungan antara layanan keuangan digital dan kegiatan berbasis kreativitas. Pengunjung tidak hanya membutuhkan akses terhadap informasi dan hiburan, tetapi juga sistem pembayaran yang sederhana selama mengikuti berbagai aktivitas. Pada sisi lain, tenant membutuhkan sistem penerimaan pembayaran yang cepat agar transaksi dapat berjalan tanpa hambatan. Integrasi kebutuhan konsumen dan merchant tersebut menjadi salah satu area yang terus dikembangkan BNI. Transformasi digital perbankan juga diarahkan agar layanan semakin relevan dengan gaya hidup masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan membuat teknologi keuangan tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari penggunanya.
Melalui kemitraan di IdeaFest 2026, BNI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan industri kreatif dan perluasan transaksi digital di Indonesia. Perseroan ingin transformasi teknologi berjalan beriringan dengan peningkatan akses masyarakat terhadap layanan keuangan serta penguatan daya saing pelaku usaha. wondr by BNI menjadi salah satu instrumen yang digunakan untuk menghubungkan kebutuhan transaksi individu dan merchant dalam satu ekosistem digital. Kehadiran berbagai promo selama IdeaFest menjadi bagian dari upaya memperkenalkan penggunaan layanan tersebut kepada masyarakat secara lebih luas. BNI juga akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai sektor untuk memperluas pemanfaatan teknologi finansial. Dukungan terhadap komunitas kreatif diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat inklusi keuangan di era digital.