Jakarta, 4 September 2026 – MNC Sekuritas bersama Galeri Investasi Syariah (GIS) Bursa Efek Indonesia (BEI) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memperkuat literasi pasar modal syariah di kalangan mahasiswa melalui penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal (SPM) Syariah. Kegiatan yang digelar pada Kamis, 3 September 2026 tersebut mengusung tema “Building Smart Investors through Islamic Capital Market Literacy” sebagai bagian dari upaya membekali generasi muda dengan pemahaman investasi yang lebih baik. Program edukasi tersebut tidak hanya diarahkan agar mahasiswa mengenal peluang memperoleh imbal hasil di pasar modal, tetapi juga memahami nilai dan prinsip yang menjadi dasar investasi syariah. Mahasiswa diharapkan mampu mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan yang memadai dan tidak sekadar mengikuti tren investasi yang berkembang di masyarakat. Pemahaman tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya minat generasi muda terhadap berbagai produk keuangan dan investasi digital. Melalui kegiatan ini, Galeri Investasi di lingkungan perguruan tinggi juga diperkuat sebagai penghubung antara pendidikan akademik dengan praktik industri pasar modal.
Kegiatan tersebut menghadirkan Sharia Business Development Bursa Efek Indonesia Wildan Syuruq dan Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas Andri Muharizal sebagai pembicara. Kehadiran praktisi dari industri pasar modal memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami investasi syariah dari perspektif yang lebih dekat dengan praktik di lapangan. Materi edukasi diarahkan untuk membangun pemahaman mengenai karakter pasar modal sekaligus prinsip yang harus diperhatikan ketika memilih instrumen investasi. Mahasiswa juga perlu memahami bahwa keputusan investasi selalu memiliki risiko sehingga tidak semestinya hanya mempertimbangkan potensi keuntungan. Kemampuan melakukan analisis dan memahami karakter produk menjadi bagian penting sebelum seseorang menempatkan dana. Bekal tersebut diharapkan membantu mahasiswa menjadi investor yang lebih rasional, bertanggung jawab, dan memiliki dasar pertimbangan yang jelas.
Andri Muharizal menjelaskan kegiatan edukasi bersama GIS BEI PNJ bertujuan memperkuat fungsi Galeri Investasi sebagai jembatan antara dunia pendidikan dengan industri pasar modal. Menurutnya, PNJ merupakan salah satu mitra Galeri Investasi binaan MNC Sekuritas yang aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan edukasi. Keberadaan Galeri Investasi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan yang tidak hanya berasal dari materi perkuliahan, tetapi juga perkembangan aktual industri. Melalui interaksi tersebut, mahasiswa dapat mengenali mekanisme investasi sekaligus memahami tanggung jawab yang menyertai setiap keputusan keuangan. Edukasi sejak berada di bangku perguruan tinggi juga diharapkan membentuk kebiasaan melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi. Dengan demikian, peningkatan jumlah investor muda dapat berjalan bersama peningkatan kualitas pemahaman mereka.
Investasi syariah menjadi salah satu fokus karena memiliki prinsip yang perlu dipahami secara khusus oleh calon investor. Tidak seluruh saham maupun transaksi di pasar modal otomatis masuk dalam kategori yang sesuai dengan ketentuan syariah. Karena itu, investor perlu mengenali mekanisme penyaringan efek, kegiatan usaha emiten, serta ketentuan transaksi yang berlaku dalam ekosistem pasar modal syariah. Pemahaman mengenai aspek tersebut dapat membantu mahasiswa membedakan antara keputusan investasi yang hanya mengejar pergerakan harga dengan investasi yang juga mempertimbangkan prinsip dan nilai. Edukasi juga penting agar istilah syariah tidak hanya dipahami sebagai label pada sebuah produk keuangan. Mahasiswa perlu mengetahui alasan dan mekanisme yang membuat suatu instrumen dapat dikategorikan sebagai bagian dari pasar modal syariah.
Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta Bambang Waluyo menilai kegiatan edukasi pasar modal syariah perlu terus diintensifkan. Menurutnya, peningkatan inklusi keuangan seharusnya berjalan beriringan dengan peningkatan literasi agar masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap produk investasi, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara bertanggung jawab. Kondisi tersebut menjadi semakin relevan bagi mahasiswa karena akses terhadap berbagai platform investasi saat ini jauh lebih mudah dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Kemudahan membuka rekening dan melakukan transaksi melalui perangkat seluler harus disertai kemampuan memahami risiko. Tanpa literasi yang memadai, kemudahan tersebut dapat membuat seseorang mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi. Pendidikan menjadi salah satu lapisan perlindungan agar generasi muda tidak mudah terjebak dalam penawaran investasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Pemahaman yang baik juga dinilai dapat membantu mahasiswa mengenali perbedaan antara kegiatan investasi di pasar modal resmi dengan berbagai tawaran yang mengatasnamakan investasi. Perkembangan teknologi membuat promosi produk keuangan dapat menyebar dengan sangat cepat melalui media sosial, aplikasi percakapan, dan berbagai kanal digital lainnya. Tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat sering menjadi daya tarik bagi masyarakat yang belum memahami hubungan antara potensi keuntungan dan risiko. Mahasiswa karena itu perlu dibekali kemampuan memeriksa legalitas, memahami karakter produk, serta tidak mudah mengambil keputusan hanya berdasarkan rekomendasi orang lain. Literasi juga mendorong investor memahami bahwa setiap keputusan tetap menjadi tanggung jawab pribadi meskipun informasi diperoleh dari komunitas maupun media sosial. Sikap kritis tersebut merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem investasi yang sehat.
Galeri Investasi BEI di lingkungan perguruan tinggi mempunyai posisi strategis dalam proses tersebut karena dapat menjadi ruang pembelajaran yang berlangsung secara berkelanjutan. Mahasiswa tidak harus menunggu setelah lulus untuk mengenal dunia pasar modal secara lebih mendalam. Melalui Galeri Investasi, teori mengenai keuangan, akuntansi, ekonomi, maupun investasi dapat dikaitkan dengan dinamika pasar yang sebenarnya. Kolaborasi antara perguruan tinggi, BEI, dan perusahaan sekuritas juga memungkinkan materi edukasi terus menyesuaikan perkembangan industri. Model tersebut membuat pembelajaran pasar modal tidak berhenti pada satu kegiatan seminar. Galeri Investasi dapat menjadi pusat aktivitas yang mempertemukan mahasiswa dengan informasi, pelatihan, dan pengalaman mengenai investasi secara lebih konsisten.
Bagi pasar modal Indonesia, meningkatnya pemahaman mahasiswa juga dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Generasi muda berpotensi menjadi kelompok investor yang akan berpartisipasi dalam pasar selama puluhan tahun apabila memiliki fondasi pengetahuan yang baik sejak awal. Namun pertumbuhan jumlah investor perlu diikuti kualitas pengambilan keputusan agar aktivitas investasi tidak hanya didorong perilaku spekulatif jangka pendek. Investor yang memahami fundamental, risiko, tujuan keuangan, dan karakter instrumen dapat membantu membentuk basis investor domestik yang lebih kuat. Dalam konteks pasar modal syariah, peningkatan literasi juga dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai alternatif instrumen yang tersedia. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat mendukung pertumbuhan pasar yang lebih sehat, transparan, dan memiliki integritas.
MNC Sekuritas sendiri terus menjalankan berbagai program untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui kerja sama dengan institusi pendidikan. Kemitraan dengan Galeri Investasi BEI menjadi salah satu jalur yang digunakan untuk menjangkau mahasiswa dan komunitas akademik di berbagai daerah. Selain itu, perusahaan mengembangkan program Ruang Literasi yang ditujukan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai investasi dan pasar modal. Pendekatan edukasi tersebut menunjukkan bahwa perluasan akses investasi tidak dapat hanya mengandalkan teknologi dan kemudahan transaksi. Pengguna juga membutuhkan pengetahuan agar mampu memanfaatkan akses tersebut secara tepat. Keseimbangan antara teknologi, inklusi, dan edukasi menjadi bagian penting dalam perkembangan industri pasar modal yang semakin banyak melibatkan investor ritel.
Sekolah Pasar Modal Syariah di PNJ pada akhirnya menjadi bagian dari upaya membentuk generasi investor yang tidak hanya tertarik pada potensi keuntungan, tetapi juga memahami nilai, prinsip, dan risiko dalam setiap keputusan investasi. Kolaborasi MNC Sekuritas, GIS BEI, dan PNJ memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal pasar modal melalui pendekatan yang lebih dekat dengan dunia industri. Edukasi semacam ini juga penting untuk membangun kemampuan generasi muda dalam memilah informasi di tengah semakin banyaknya tawaran investasi yang beredar melalui kanal digital. Peningkatan jumlah investor akan memberikan manfaat lebih besar apabila diikuti dengan kualitas literasi yang memadai. Perguruan tinggi dapat memainkan peran penting dengan menjadikan pendidikan keuangan sebagai bekal yang relevan bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Melalui penguatan edukasi secara berkelanjutan, pasar modal syariah diharapkan semakin dikenal sekaligus didukung oleh investor muda yang lebih cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.