Jakarta, 22 September 2026 – ISAGO kembali memperluas lini perhiasannya dengan menghadirkan koleksi Étoile yang membawa inspirasi dari matahari dan momen-momen bermakna dalam kehidupan sehari-hari. Koleksi terbaru tersebut dirancang sebagai bagian dari konsep sustainable fine jewelry yang selama ini dikembangkan ISAGO. Material yang digunakan memadukan emas solid 14 karat dengan berlian hasil laboratorium atau lab-grown diamond. Pendekatan tersebut ditujukan untuk menghadirkan perhiasan modern yang tetap mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Étoile sekaligus membawa desain yang dibuat agar dapat digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Inspirasi utama Étoile berasal dari matahari yang identik dengan cahaya, kehangatan, dan keberadaannya yang terus menyertai kehidupan. ISAGO menerjemahkan gagasan tersebut ke dalam perhiasan dengan siluet sederhana dan karakter yang tidak mudah terikat tren. Filosofi koleksi ini menekankan bahwa sebuah momen tidak harus berskala besar untuk mempunyai arti mendalam. Benda kecil yang digunakan setiap hari juga dapat menjadi pengingat terhadap pengalaman, hubungan, maupun perjalanan pribadi seseorang. Konsep itu kemudian diwujudkan melalui permainan cahaya pada emas dan berlian di setiap produknya.
Dua produk yang menjadi bagian penting dari koleksi tersebut adalah Étoile Infini Ring dan Étoile Sol Studs. Étoile Infini Ring membawa gagasan mengenai cinta tanpa batas melalui bentuk cincin yang mengalir mengitari jari. Produk tersebut menggunakan emas solid 14 karat dan tersedia dengan beberapa pilihan bentuk berlian, termasuk oval, marquise, serta pear. Sementara Étoile Sol Studs mengambil inspirasi langsung dari pancaran matahari. Berlian pada bagian tengah dikelilingi bingkai emas yang dirancang menangkap serta memantulkan cahaya ketika pemakainya bergerak.
Untuk Étoile Sol Studs, ISAGO juga menghadirkan sejumlah variasi bentuk berlian yang memberikan karakter berbeda pada setiap produk. Salah satunya adalah Sol Round Studs yang menggunakan round brilliant lab-grown diamond dengan warna D dan tingkat kejernihan VS1. Sepasang anting tersebut memiliki bobot berlian total 2 karat dan menggunakan emas kuning solid 14 karat. Selain bentuk bulat, koleksi terbaru ISAGO juga menampilkan varian oval dan marquise. Pilihan tersebut memberikan ruang bagi konsumen untuk menyesuaikan perhiasan dengan karakter dan gaya masing-masing.
Penggunaan lab-grown diamond menjadi salah satu bagian utama dari pendekatan ISAGO terhadap perhiasan berkelanjutan. Berlian jenis ini mempunyai karakter kimia dan optik yang sama dengan berlian alami, tetapi dibuat melalui proses teknologi di laboratorium. ISAGO menyatakan berlian yang digunakan dinilai berdasarkan standar 4C yang mencakup cut, color, clarity, dan carat. Merek tersebut juga menggunakan emas daur ulang 14 karat dengan asal material yang dapat ditelusuri. Kombinasi kedua material tersebut menjadi dasar konsep kemewahan yang lebih memperhatikan rantai pasok dan dampak lingkungan.
Kehadiran Étoile juga mengikuti perubahan preferensi konsumen perhiasan, terutama di kalangan generasi muda. Perhiasan kini tidak hanya digunakan untuk acara formal atau perayaan tertentu, tetapi semakin banyak dipilih sebagai bagian dari gaya sehari-hari. Desain minimalis, mudah dipadukan, dan nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas menjadi salah satu kebutuhan yang berkembang. ISAGO sebelumnya juga merespons kecenderungan tersebut melalui koleksi yang menempatkan fleksibilitas sebagai bagian dari desain. Étoile melanjutkan pendekatan itu dengan menambahkan cerita mengenai cahaya dan makna personal.
ISAGO sendiri membawa filosofi “Styled for Real Life” dalam pengembangan produknya. Perhiasan dirancang agar tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi dapat digunakan berulang kali dalam rutinitas pemiliknya. Produksinya memadukan teknologi desain modern seperti CAD dengan teknik pengerjaan perhiasan secara tradisional. Produk ISAGO juga dirancang dan dibuat di Indonesia. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya merek menggabungkan desain kontemporer, kualitas material, dan konsep keberlanjutan.
Selain material perhiasan, aspek keberlanjutan turut diterapkan pada kemasan. ISAGO menggunakan material kemasan yang dapat didaur ulang atau digunakan kembali, termasuk kertas dan kantong berbahan katun. Strategi tersebut melengkapi penggunaan emas daur ulang dan lab-grown diamond dalam produknya. Perusahaan menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari keseluruhan pengalaman produk, bukan sekadar unsur desain. Konsep tersebut juga sejalan dengan meningkatnya perhatian konsumen terhadap asal material dan proses produksi barang yang mereka gunakan.
Koleksi Étoile dijadwalkan diperkenalkan secara resmi pada Kamis, 24 September 2026 di ISAGO Flagship Store Kota Kasablanka, Jakarta. Peluncuran juga akan dilakukan secara eksklusif melalui kanal penjualan daring Shopee. Momentum tersebut akan menjadi kesempatan bagi konsumen untuk melihat langsung rangkaian terbaru yang menggabungkan Étoile Infini Ring dan Étoile Sol Studs. Sejumlah produk dari koleksi tersebut sudah tercantum dalam jajaran produk terbaru ISAGO. Varian yang tersedia memperlihatkan fokus pada desain solitaire dengan pilihan bentuk berlian yang beragam.
Melalui Étoile, ISAGO mencoba menempatkan perhiasan sebagai benda yang dapat membawa cerita personal sekaligus digunakan dalam keseharian. Inspirasi matahari menjadi benang merah yang menghubungkan desain, kilau berlian, dan makna di balik setiap produk. Penggunaan emas solid 14 karat serta lab-grown diamond memperkuat pendekatan merek terhadap konsep conscious luxury. Koleksi ini juga memperlihatkan bagaimana inovasi dalam industri perhiasan tidak hanya berkaitan dengan bentuk, tetapi turut menyentuh pemilihan material dan proses produksinya. Étoile akhirnya menjadi langkah terbaru ISAGO dalam menggabungkan estetika modern, makna personal, dan prinsip keberlanjutan dalam satu koleksi.