Jakarta, 1 September 2026 – Transformasi digital terus mengubah cara pelaku usaha mengelola dokumen, termasuk dalam industri properti dan perbankan. Penggunaan e-Meterai hingga tanda tangan digital dinilai mampu mempercepat proses administrasi yang sebelumnya bergantung pada dokumen fisik. Peruri menjadi salah satu pihak yang mendorong pengembangan ekosistem autentikasi digital untuk mendukung kebutuhan tersebut. Melalui layanan digital, proses administrasi diharapkan menjadi lebih terintegrasi, cepat, dan aman sehingga tidak lagi menjadi hambatan dalam aktivitas bisnis.
Direktur Keuangan dan SDM Peruri Fajar Rizki mengatakan inovasi digital dikembangkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama pelaku industri properti dan perbankan. Menurutnya, tata kelola dokumen perlu mengikuti perkembangan bisnis yang semakin membutuhkan kecepatan dan fleksibilitas. Sistem autentikasi digital memungkinkan berbagai tahapan administrasi dilakukan tanpa harus bergantung pada pertukaran dokumen secara fisik. Dengan demikian, perusahaan dapat mempercepat proses kerja sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Dalam industri properti, kecepatan dan keabsahan dokumen menjadi aspek yang sangat penting. Berbagai transaksi membutuhkan dokumen administrasi, mulai dari persyaratan bisnis, perjanjian kerja sama, hingga kontrak kerja. Jika seluruh proses dilakukan menggunakan dokumen fisik, proses pemeriksaan, pengiriman, penandatanganan, dan penyimpanan dapat memerlukan waktu lebih panjang. Kehadiran e-Meterai dan tanda tangan digital memungkinkan dokumen tersebut diproses secara paperless dan real-time. Kondisi ini membuat alur administrasi menjadi lebih ringkas sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan kertas.
Manfaat serupa juga dapat dirasakan oleh sektor perbankan yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap pengelolaan dokumen dan verifikasi identitas. Proses pembukaan layanan, pengajuan pembiayaan, perjanjian, hingga berbagai kebutuhan administrasi lainnya membutuhkan mekanisme yang dapat memastikan identitas pihak terkait dan keaslian dokumen. Sistem digital yang terintegrasi dapat membantu mempercepat proses tersebut tanpa menghilangkan aspek keamanan. Dalam penerapannya, teknologi autentikasi juga dapat dilengkapi dengan jejak audit dan mekanisme verifikasi sehingga aktivitas pada dokumen lebih mudah ditelusuri.
Selain mempercepat proses, digitalisasi dokumen juga berkaitan dengan aspek keamanan. Dokumen fisik memiliki risiko hilang, rusak, atau dipalsukan ketika berpindah dari satu pihak ke pihak lainnya. Sistem digital memungkinkan dokumen dikelola melalui mekanisme autentikasi serta pengamanan elektronik yang dapat membantu memastikan integritas dokumen. Penggunaan tanda tangan digital tersertifikasi juga memberikan lapisan verifikasi terhadap identitas penandatangan. Dengan pendekatan tersebut, digitalisasi tidak hanya bertujuan menghemat waktu, tetapi juga memperkuat kepercayaan dalam proses transaksi.
Pengembangan ekosistem digital Peruri mendapat apresiasi dalam ajang Indonesia Property & Bank Award 2026. Peruri memperoleh penghargaan kategori Business Proponent of Property Industry dengan predikat sebagai badan usaha milik negara dengan terobosan transformasi digital yang dinilai paling pesat. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi perusahaan dalam mendukung ekosistem properti dan perbankan. Bagi Peruri, pengakuan tersebut menjadi dorongan untuk terus mengembangkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan transformasi digital lintas industri.
Ke depan, kebutuhan terhadap layanan dokumen digital diperkirakan terus berkembang seiring semakin banyaknya aktivitas bisnis yang dilakukan secara daring. Integrasi antara e-Meterai, tanda tangan digital, autentikasi identitas, serta penyimpanan dokumen dapat membuat proses administrasi semakin terhubung dari awal hingga akhir. Bagi sektor properti dan perbankan, perubahan tersebut dapat membantu perusahaan bergerak lebih cepat sekaligus menjaga keamanan transaksi. Peruri pun menyatakan akan terus menyesuaikan inovasi dan layanannya dengan kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor.