Jakarta, 20 September 2026 – Reza Arap mengungkap cerita di balik keputusannya ikut membantu pembangunan sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menggunakan dana darurat pribadinya. Musisi sekaligus kreator konten tersebut memilih mengalokasikan simpanan yang sebelumnya dipersiapkan untuk kebutuhan mendesak demi mendukung fasilitas pendidikan bagi anak-anak. Keputusan itu mendapat perhatian karena dilakukan ketika Reza juga sedang menghadapi persoalan dalam keluarganya. Ia mengungkap sang ibunda tengah menjalani perjuangan melawan tumor dan membutuhkan perhatian khusus. Meski berada dalam situasi tersebut, Reza tetap memutuskan melanjutkan komitmennya terhadap pembangunan sekolah.
Keterlibatan Reza dalam proyek tersebut bermula dari keinginannya memberikan bantuan yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Pendidikan kemudian menjadi salah satu bidang yang dipilih karena keberadaan fasilitas sekolah dinilai penting bagi anak-anak di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses. Dana yang digunakan bukan berasal dari anggaran khusus yang sejak awal disiapkan untuk kegiatan sosial. Reza mengaku mengambil sebagian dana darurat yang dimilikinya untuk membantu mewujudkan pembangunan tersebut. Pilihan itu membuat proyek sekolah di NTT memiliki makna personal tersendiri baginya.
Di tengah proses tersebut, kondisi kesehatan sang ibunda menjadi persoalan lain yang harus dihadapi Reza. Ia mengungkap ibunya diketahui mengidap tumor dan tengah membutuhkan penanganan serta perhatian keluarga. Situasi itu membuat dana darurat sebenarnya memiliki fungsi penting apabila sewaktu-waktu diperlukan untuk kebutuhan keluarga. Namun, Reza tetap memilih menggunakan sebagian simpanannya untuk proyek pendidikan yang telah menjadi komitmennya. Ia menyadari keputusan tersebut membawa konsekuensi terhadap kondisi keuangannya sehingga harus kembali mengatur kebutuhan pribadi secara lebih hati-hati.
Cerita mengenai ibundanya juga memperlihatkan sisi lain kehidupan Reza yang selama ini lebih banyak dikenal melalui aktivitas di dunia hiburan dan digital. Ia tidak banyak mengungkap secara terperinci mengenai kondisi medis sang ibu kepada publik. Fokusnya lebih diarahkan pada bagaimana keluarga menghadapi situasi tersebut sekaligus menjalankan berbagai tanggung jawab yang sudah direncanakan. Reza pun tetap berusaha menjalankan aktivitas profesional di tengah persoalan keluarga yang sedang dihadapi. Dukungan dan perhatian terhadap ibunya menjadi bagian penting dalam kesehariannya saat ini.
Sementara itu, pembangunan sekolah di NTT diharapkan dapat menghadirkan fasilitas belajar yang lebih memadai bagi anak-anak di wilayah tersebut. Infrastruktur pendidikan masih menjadi kebutuhan penting di sejumlah daerah, terutama lokasi yang memiliki keterbatasan sarana maupun akses. Kehadiran bangunan sekolah yang layak dapat mendukung kegiatan belajar sekaligus memberikan lingkungan yang lebih aman bagi siswa dan tenaga pendidik. Reza memandang bantuan dalam bidang pendidikan sebagai sesuatu yang manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu panjang. Karena alasan tersebut, ia memilih tetap menjalankan proyek meskipun harus menggunakan simpanan pribadinya.
Keputusan menggunakan dana darurat juga membuat Reza harus kembali membangun cadangan keuangannya setelah proyek berjalan. Dana semacam itu pada dasarnya dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan tidak terduga, termasuk persoalan keluarga maupun kondisi mendesak lainnya. Terlebih, kondisi kesehatan ibundanya membuat kebutuhan finansial sewaktu-waktu dapat meningkat. Reza memahami situasi tersebut dan tetap berupaya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab terhadap keluarga dengan komitmen sosial yang sudah dibuat. Ia pun berharap berbagai pekerjaan yang dijalankannya dapat membantu mengembalikan simpanan yang telah digunakan.
Kisah pembangunan sekolah di NTT dan kondisi kesehatan ibunda Reza Arap akhirnya menjadi dua hal yang berjalan bersamaan dalam kehidupannya. Di satu sisi, ia berupaya membantu menghadirkan fasilitas pendidikan yang dapat digunakan anak-anak dalam jangka panjang. Di sisi lain, Reza harus memberikan perhatian kepada sang ibu yang sedang menghadapi tumor sekaligus menjaga kebutuhan keluarganya. Penggunaan dana darurat menunjukkan besarnya komitmen finansial yang dipilihnya untuk menyelesaikan proyek tersebut. Kini, Reza tetap melanjutkan aktivitasnya sembari mendampingi keluarga dan membangun kembali cadangan keuangan yang telah digunakan untuk membantu pembangunan sekolah.